Selasa, 16 Agustus 2011

catatan perpisahan

dibawah sinar rembulan
yang merona seperti pipimu
aku pernah menaburkan mimpi
kaupun menyandarkan harapan bukan?


lalu ujian awal datang
satu lagi kemesraan yang robek
sementara aku belum mencatatnya sebagai kenangan

sementara kau masih saja menyalahkan waktu
dan aku memaki alur takdir

ah,,
inilah cerita kita
serpihan mimpi yang kuhamburkan
mungkin sebagi kenangan yang akan luput dari ingatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar